Mantan pemain Liverpool, Ricky Lambert mencap Balotelli sebagai pemain yang "memalukan" saat dirinya membela The Reds di tahun 2014. Padahal, bergabung bersama Liverpool adalah impian Lambert sejak kecil.
 |
| (Foto: Paul Ellis/Gettyimages) |
Brendan Rodgers membawa Ricky Lambert dari Southampton untuk bekerja sama dengannya di Anfield setelah musim yang sukses sebelumnya dengan menempati posisi ke dua. Akan tetapi, kepegian Luis Suarez membuat Liverpool "rontok" dan mesti berpuas diri berada pada posisi ke enam musim berikutnya.
Ricky Lambert tahu, bahwa ia tidak dapat menggantikan peran Luis Suarez yang mampu menyarangkan 31 gol di musim terakhirnya bersama Liverpool. Namun, pria Inggris tersebut tak paham mengapa pelatih saat itu (Brendan Rodgers) lebih memilih menempatkan Balotelli di depannya padahal pemain Italia itu menampilkan sikap yang tidak baik.
"Aku tidak mengerti bagaimana Rodgers menempatkan dia (Balotelli) di depanku. Ini mempengaruhi saya dan berdampak buruk pada tim," kata Lambert seperti dilansir dari Dailymail.
Pada akhirnya, Lambert memutuskan hengkang dan bergabung dengan West Brom di tahun 2015. Ia juga mengungkapkan, dirinya sempat ingin "dibuang" ke Crystal Palace di minggu-minggu awal bergabung bersama Liverpool.
"Di awal, Rodgers ingin menyingkirkan saya ke Crystal Palace di mana Pardew berada. Sejak itu saya tahu, saya bukanlah prioritas tim. Tapi saya segera menolak, saya meninggalkan Southampton yang sudah bertahun-tahun saya bela dan bergabung Liverpool, lalu kemudian beberapa minggu setelahnya saya pergi ke Crystal Palace?" tutur Lambert.
Balotelli sendiri tidak sukses bersama Liverpool. Pemain Italia tersebut hanya mampu mencatatkan 4 gol dari 28 penampilannya bersama Liverpool. Kedatangan Juergen Klopp di tahun 2016, membuat posisi Balotelli semakin tersingkirkan dan akhirnya dijual ke klub Perancis, Nice.
Perseteruan Balotelli dan Chiellini
Tidak hanya Lambert, rekan setim Balotelli di timnas Italia, Chiellini juga mengecam tindakan mantan pemain Intermilan tersebut. Kapten Juventus itu bahkan menyebut Balotelli layak ditampar karena sama sekali tidak memberikan kontribusi bagi Italia saat piala Konfederasi di tahun 2013.
 |
| (Foto: Daniele Badolato/Gettyimages) |
"Balotelli adalah orang yang buruk dan tidak menghormati tim. Selama Piala Konfederasi melawan Brazil di tahun 2013 ia tidak memberikan bantuan. Ia benar-benar pantas di tampar," kata Chiellini kepada surat kabar La Repubblica.
"Beberapa orang mengira dia termasuk lima striker terbaik di dunia, tetapi saya bahkan tidak pernah menganggapnya sebagai 10 atau 20 teratas.